
Pada tahun 1943, zaman Nazisme di Eropa, Nazi juga mendiskriminasi dan membantai bangsa Gipsi. Nazi melakukan pembunuhan sistematis terhadap 6 juta orang Yahudi yang kini dikenal dengan sebutan Holocaust untuk orang-orang Yahudi di Eropa, tentu saja, Polandia juga tidak terkecuali.

Pada saat itu Michael Hochberg berusia 4 tahun dan berada di daerah Ghetto Warsawa, Polandia bersama keluarganya. Selama Perang Dunia II, pemerintah Nazi menguasai sejumlah besar orang Yahudi dibuang ke kamp-kamp konsentrasi, Kamp-kamp konsentrasi ini pada awalnya digunakan untuk membatasi, menginterogasi, menyiksa, dan juga melemahkan, lawan politik Nazi. orang tua Michael tahu bahwa mereka tidak akan terhindar dari nasib yang kejam ini, sehingga sebelum mereka di pindahkan oleh nazi, Michael Hochberg dibuang ke daerah lain, untuk dapat melarikan diri. Dan untungnya bayi ini, dipunggut oleh sepasang kekasih.

Mereka adalah sepasang kekasih beragama Katolik di Polandia, Rosalla dan Josef Jakubowska, mereka juga tahu bahwa Michael mempunyai keturunan Yahudi, tapi tidak tega melihat bayi dibuang di jalanan, sehingga mereka memutuskan untuk mengadopsinya. Kemudian Pemberontakan Warsawa pecah dan tanah itu hancur hingga 85% dari semulanya.

Rosalla dan Josef Jakubows tetap melindungi Michael, dan juga anak-anak kandung mereka juga sudah menganggapnya sebagai saudara sendiri. Untuk melindungi Michael, Pasangan ini menyembunyikan Michael di rumah selama 2 tahun, dimana ia hampir tidak pernah melihat matahari. Dikarenakan terlalu berisiko untuk berjalan keluar dari rumah, ia hanya diizinkan untuk pergi ke luar untuk mencari udara segar di malam hari. Kalau ada yang bertanya siapa anak ini (Michael)? Pasangan ini menjawab: "Oh.. Dia anak saudara kita yang sudah meninggal".
Selama 2 tahun, keluarga ini terus melindunginya walaupun mereka tau Michael adalah keturunan Yahudi yang pada saat itu bisa di hukum mati. Namun, keluarga ini tidak pernah goyah dan dan tetap bersikeras untuk melindungi Michael.
Mereka yang akhirnya lolos dari masa Nazi. Pada tahun 1945 pasangan ini mulai mencari organisasi pengurus orang Yahudi, mereka berharap ia bisa bertemu kembali dengan keluarganya. Untung sekali ia juga menemukan saudara sepupunya di sana. Tapi ternyata, orang tuanya telah meninggal. Michael kemudian hidup bersama saudara sepupunya dan juga pindah ke Israel memulai hidup barunya.
Perpisahan ini terjadi hingga 70 tahun lamanya. Tapi Michael tidak pernah melupakan bahwa ia memiliki keluarga Polandia, dan ia pun mulai mencari keluarga yang menyelamatkannya.

Karena sudah lama tidak ada kabar, sehingga proses pencariannya pun cukup sulit. Untungnya, karena teknologi sekarang sudah maju, Michael menemukan Rosalla dan putrinya Krystyna yang masih hidup. Akhirnya, Michael (77 tahun) dan Krystyna (86 tahun) bersatu kembali. Saat-saat yang mengharukan, Michael mengatakan: "Ketika aku masih muda, aku selalu menyebut Krystyna "bungaku" jadi aku hari ini membawa bunga yang indah kepadanya, yang menandakan aku telah kembali. Michael berkata lagi : "Tidak banyak orang yang bersedia membantu orang-orang Yahudi tetapi dalam tradisi Yahudi, menyelamatkan nyawa seseorang, berarti menyelamatkan seluruh dunia, aku sangat bersyukur dan tidak akan lupa akan kebaikan ini."

Silakan lihat video pertemuan mereka di sini:
Ini adalah kisah nyata yang mengharukan, pengorbanan dan kelangsungan hidup. Peperangan penuh kematian dan ketakutan, tetapi karena beberapa orang berani, bahkan dalam hidup mereka yang juga terancam kematian namun, masih bersikeras melakukan hal yang benar, kebaikannya yang begitu indah dan berharga di mata semua orang.
Sumber: cerpen
Post a Comment
Post a Comment