Penduduk Desa Mengejeknya
Dream - Penduduk desa terang-terangan mengejeknya. Tapi Tajne terus menggali dan menggali. Saat pagi sebelum berangkat kerja, dia habiskan 4 jam untuk menggali. Selain itu, 2 jam setelah pulang kerja.
Dengan proyek menggali sumur ini, dia bekerja 14 jam dalam sehari. Itu dia lakukan selama 40 hari, tanpa terputus. “Sulit untuk menjelaskan apa yang aku rasakan saat itu.”
“Aku hanya ingin memberikan air kepada semua penduduk, sehingga kami para Dalit tidak mengemis air dari kasta lain,” tambah dia.
Alat yang dia pakai sangat sederhana. Sudah begitu tak ada pengetahuan tentang hidrologi. Yang ada hanya semangat dan otot saja. Ditambah instring. Gali dan gali, tanpa henti.
Dan upaya itu akhirnya tak sia-sia. Sumur yang dia gali itu menyemburkan air. “Aku berdoa kepada Tuhan sebelum mulai menggali. Aku sangat bersyukur upayaku dikabulkan,” tutur Tajne.

Post a Comment
Post a Comment