Prabowo Bingung, Candanya Berujung Persoalan


Kemeriahan Pawai Deklarasi Kampanye Damai Pemilu 2019
Pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menaiki mobil golf sambil menunjukkan salam dua jari saat mengikuti pawai Deklarasi Kampanye Damai di Monas, Minggu (23/9). (Merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta - Calon Presiden Prabowo Subianto mengaku tengah bingung. Penyebabnya, pidatonya kerap dipersoalkan oleh sejumlah pihak yang berseberangan dengannya. Bahkan, pidato yang menurutnya sifatnya candaan pun ikut dipersoalkan.
"Saya baru keliling kabupaten di Jawa Timur. Mungkin saudara monitor. Saya bingung kalau bercanda dipersoalkan, saya ngomong begini, begitu dipersoalkan," kata Prabowo di pelataran GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (4/11/2018).
Terbaru, capres nomor urut 02 itu dilaporkan ke polisi oleh seorang warga Boyolali bernama Dakun (47). Dia  melaporkan Prabowo ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya setelah melihat pidato Prabowo di Boyolali, Jawa Tengah, Selasa 30 Oktober 2018 lalu.
Dalam pidato di Boyolali tersebut, Prabowo menceritakan bagaimana pesatnya pembangunan Jakarta dengan gedung-gedung tinggi dan hotel-hotelnya yang mewah. Prabowo kemudian menyebut nama salah satu hotel termewah dunia yang juga ada di Jakarta.
"Kalau kalian masuk, kalian mungkin akan diusir, karena tampang-tampang kalian bukan tampang orang kaya. Tampang kalian ya tampang Boyolali ini," ujarnya di pidato tersebut.
Prabowo memahami sekarang adalah muslim politik. Tapi, haruskah setiap materi pidato selalu dipersoalkan. Dia mengambil beberapa contoh antara lain, saat membahas tentang ekonomi bangsa atau mengganti kata ibu-ibu menjadi emak-emak.
"Nggak boleh ngomong ekonomi, nggak boleh becanda. Sekarang istilah emak-emak nggak boleh. Katanya nggak bagus. Lah yang mau dia sendiri saya bilang ibu-ibu dia (kaum ibu) protes," ujar Prabowo.
Jadinya, sekarang Prabowo menjadi bimbang ketika diberikan kesempatan berbicara ke hadapan publik. Terlebih ketika candaannya dipermasalahkan.
"Jadi sekarang joke harus dibatasi. Ini dibatasi jadi saya bingung saya mau bicara apa," tutup dia.
Prabowo menegaskan dirinya berjanji menjadikan Indonesia negara berdikari. Janji bakal diwujudkan apabila diberi mandat untuk menjadi presiden di periode mendatang.
"Saya bersaksi di sini kalau Insya Allah saya menerima amanah rakyat Indonesia, saya akan bikin Indonesia berdiri di atas kaki kita sendiri," ucap Prabowo.
Prabowo mengatakan, di bawah kepimpinannya Indonesia ke depan bakal perkasa dibidang pangan, air dan energi.
"Kita tidak akan impor apa-apa saudara saudara sekalian. Kita harus dan kita mampu swasembada pangan! Mampu! Kita juga harus dan mampu swasembada energi," ucap dia.
"Swasembada bahan bakar. Kita gak perlu impor 1,3 juta barel tiap hari. Kita ga perlu kirim 30 miliar dollar tiap tahun ke luar negeri hanya untuk bayar bahan bakar," timpalnya lagi.
Selain itu, Prabowo juga berjanji menegakan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.
"Kita akan bela seluruh rakyat kita. semua lapisan akan kita bela dan kita akan berusaha sekuat tenaga untuk menghilangkan korupsi di Republik Indonesia ini," ujar dia.

Related Posts

Post a Comment

Loading...
Subscribe Our Newsletter