Puluhan Peserta Tes CPNS Terciduk Bawa Jimat, Begini Kata Psikolog


ilustrasi

Psikolog Mei juga menjelaskan bahwa mereka-mereka yang membawa jimat ini adalah orang yang putus asa. "Biasanya, mereka-mereka yang seperti ini sangat suka cara yang instan dan akhirnya menghalalkan segala cara. Beberapa juga kurang imannya, karena mereka tidak percaya dan yakin dengan takdir," sambungnya.
Mereka yang membawa jimat juga dianggap sebagai orang yang terlalu mendewakan PNS sebagai impian yang harus digapai. Menurut Psikolog Mei, dengan menjadi PNS, mereka merasa bahwa mereka dapat mendapatkan kepuasan hidup.
Selain itu, bicara mengenai kepercayaan akan jimat, Psikolog Mei menegaskan bahwa mereka itu adalah orang yang kemampuan berpikir kognitifnya sangat kurang.
"Alasannya jelas, mereka yang tidak menggunakan logika atau tidak rasional dalam berpikir atau bertindak biasanya akan mau melakukan hal yang sekali pun dia tahu bahwa itu salah," ujar Psikolog Mei.
Ketakutan akan gagal, sambung Psikolog Mei, juga membuat mereka akhirnya memutuskan untuk mengambil cara instan atau setidaknya berpikir "jaga-jaga" agar impian menjadi PNS bisa tercapai.
Artikel Asli

Related Posts

Post a Comment

Loading...
Subscribe Our Newsletter