7. Ternyata, Widya Diikuti oleh Penunggu Desa yaitu, Seorang Penari
Widya dan teman-temannya mencoba pergi ke orang pintar dan meminum secangkir kopi yang bertujuan untuk memanggil para lelembut (hantu) dan jika seorang manusia meminum kopi ini akan merasakan pait dan tidak akan bisa menelannya.
Jika seorang hantu yang meminum maka kopi tersebut akan terasa manis. Hal ini dirasakan oleh Widya bahwa saat ia meminum kopinya, ia merasakan kopinya manis dan ternyata, benar kalau Widya sedang diikuti oleh hantu penunggu desa.
8. Tidak Cuma 6 mahasiswa, Tapi Berjumlah 14 Orang yang Ikut KKN di Desa Penari
Awal cerita, akun anonim di Twitter tersebut hanya menceritakan 6 orang yang mengikuti kegiatan KKN di Desa Penari. Namun ternyata pada 26 Agustus 2019, akun tersebut mengatakan bahwa tidak hanya 6 orang yang mengalami hal ini, melainkan ada 14 orang. Alasannya, ia hanya ingin mempersingkat cerita, dan ia memohon maaf kepada para pembaca di Twitter karena telah membagikan informasi yang salah
9. Ada Beberapa Tempat yang Dilanggar
Ternyata ketika mereka memasuki daerah di Desa Penari ini, ada beberapa yang tidak boleh dijelajahi salah satunya tempat Sinden (tempat mandi penari sebelum tampil untuk manggung). Namun ternyata dipakai Bima dan Ayu untuk melakukan hal-hal yang seronok dan mengharuskan Bima menikahi seorang penunggu dari desa yang berbentuk ular guna bertanggung jawab.
Tetapi, hal yang paling mengejutkan adalah bahwa ternyata Bima dan Ayu meninggal setelah 3 bulan Bima mengalami kejang-kejang dan Ayu tidur dengan keadaan mata terbuka.
10. Pesan dari Cerita Horor KKN di Desa Penari
Cerita viral mengenai KKN di Desa Penari ternyata memberikan banyak pesan seperti kita seharusnya menjaga tata krama ketika memasuki daerah manapun, menjaga sikap, perkataan apapun yang memang memberikan makna seronok kepada tuan rumah dan masyarakat di sana. Terakhir, jangan melakukan kesalahan sekecil apapun.
Untuk kamu yang ingin melihat cerita lengkapnya bisa langsung baca di ke akun Twitter @SimpleM81378523 dan menonton video YouTubenya Raditya Dika di bawah ini ya.
Semoga cerita ini memberikan kamu pelajaran mengenai adat dan tata krama di suatu daerah tertentu.
Artikel Asli
Post a Comment
Post a Comment