Sosok Aulia Kesuma, Istri Cantik yang Bunuh Suami dan Anak Tiri

Sosok AK yang membunuh suami dan anak tirinya (Foto: Facebook)
Sosok AK Yang Membunuh Suami Dan Anak Tirinya (Foto: Facebook)
Dream - Sosok perempuan berinisial Aulia Kesuma menjadi perbincangan. Perempuan berusia 35 tahun itu menjadi otak pembunuhan berencana suaminya, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili dan anak tiri, M. Adi Pradana.
Aulia saat menikah dengan Pupung telah memiliki anak berinisial KV. Sosok KV yang juga ikut terlibat dalam kasus ini.
Dari akun Facebooknya, sosok Aulia dikenal punya paras cantik. Paras menawan itulah yang membuat hati Pupung bergetar dan mengajak Aulia berumah tangga. Tetapi, pernikahan itu berujung tragis, pada Minggu, 25 Agustus 2019.
Pupung dan Pradana ditemukan meninggal dalam keadaan terbakar di dalam mobil, di Sukabumi, Jawa Barat.

Motif Sebenarnya

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, hutang menjadi pemicu awal kasus pembunuhan ini terjadi.
"Istri inisial AK ini mempunyai hutang, kemudian dia kepengen menjual rumahnya, tapi karena suami mempunyai anak bawaannya itu tidak setuju," kata Argo.
Selain itu, Pupung mengancam akan membunuh AK apabila berani menjual rumah. Ancaman itu rupanya membuat AK bereaksi.
Dia kemudian meminta suami mantan asisten rumah tangganya (ART), untuk mendatangkan dua orang pembunuh bayaran dari Lampung berinisial A dan S.
Sesampainya di Jakarta, A, S, AK dan KV langsung membunuh Pupung dan Pradana di kediamannya di daerah Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Si Istri Sadis Datang Bareng Pembunuh Bayaran ke Rumah

Dalam melakukan aksinya, Pupung diberi air berisi racun, sementara pradana diberi minuman keras (miras) oleh KV. Setelah mabuk, Pradana dibekap hingga meninggal.
Setelah para pelaku memastikan Pupung dan Pradana meninggal, mereka lalu memasukkan dua korban itu ke dalam mobil.
Sesampainya di daerah Gunung Cidahu, Sukabumi. Dua korban dibakar menggunakan bensin. Saat membakar, KV juga turut terkena api dan menderita luka bakar 30 persen.
"Pada saat menyiram bensin, dia (KV) membakar pelaku ini kena api dan juga terbakar 30 persen," ujar Argo.
2 Calon Eksekutor Ayah-Anak yang Dibakar Sempat Kesurupan
Polisi menangkap dua pembunuh bayaran yang menghilangkan nyawa Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili dan putranya M Adi Pradana.
"Iya sudah ditangkap dua orang," kata Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi, kepada  Liputan6.com, Rabu, 28 Agustus 2019.
Nasriadi mengatakan, otak pembunuhan dan istri Pupung, AK sebetulnya menyewa empat eksekutor. Tapi, dua orang dari kelompok itu tak ikut.
"Dalam perjalanan mereka (dua orang) dari Kalibata ke rumah korban, kedua eksekutor seperti sakit atau kesurupan. Akhirnya yang dua diantar kembali di suatu tempat," ucap dia.

Dijemput AK

Nasriadi mengatakan, dua pembunuh bayaran lain tetap melakukan aksinya. Mereka yang melakukan pembunuhan yaitu, Esky dan Adi. "Dua orang itu sudah ditangkap," ujar dia.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menyebut, AK mengenal pembunuh bayaran itu dari mantan pembantunya. AK bertanya mengenai kenalan warga asal Lampung.
Usai perbincangan itu, suami dari mantan pembantu itu menghubungi dua orang, S dan A.
"Kemudian oleh tersangka AK ini dijemput di Kalibata, dijemput kemudian dua orang A dan S ini masuk ke mobil," ucap dia.
Artikel Asli

Related Posts

Post a Comment

Loading...
Subscribe Our Newsletter