Beliau juga mengatakan kalau kedatangannya ke Bali pun bukan untuk niat meminta minta, hanya kangen dengan anak kandungnya.
“Sampeyan kangen tah karo anake? (Anda kangen tah sama anak?)” tanya pria itu lagi.
“Enggih aku kangen,” jawabnya membenarkan.
“Wis suwe rak ketemu (udah lama gak ketemu),” ucap si Mbah.
Setelah itu, pria tersebut berdoa agar anak si Mbah ini bisa ingat kembali dengan ibu kandungnya.
“Mugo anak sampeyan ki eling ya mbah (mudah-mudaan anak Anda ini cepat sadar ya Mbah),” doa sang pria.
Setelah itu, si Mbah ini pamit untuk pulang ke rumahnya yang ada di Loh Jejer, Jember, Jawa Timur
“Selamat sampe tekan umah jenengan (semoga selamat sampai rumah ibu ya),” ucap sang pria.

“Kasih ibu sepanjang mata, walau air matanya harus keluar karena perlakuan jahat anak kandungnya,
Ia masih mendoakan agar anak kandungnya segera ingat dan kembali ingat akan jati dirinya sebagai seorang anak.
Astagfirullohalladzim
Post a Comment
Post a Comment