Bikin Terharu, Kisah anak broken home jual gorengan keliling untuk hidup

foto: liputan6/@Dian Kurniawan
"Ibu belum membayar apa gitu. Makanya raport saya masih ditahan. Tapi ndak papa. Saya tetap belajar," katanya.
Dinda ingin mewujudkan cita-citanya menjadi dokter. "Pengen jadi dokter. Ya harus belaajr. Dokter kan pinter karena belajar. Pengen menyembuhkan orang-orang, saya," harapnya.
Sang ibu, Endah Mulyahati mengatakan tidak bisa berbuat banyak melihat Dinda berjualan. Menurutnya, anak semata wayangnya itu tetap ingin berjualan walaupun dilarang. "Padahal sudah saya larang. Tapi tidak mau," jelasnya.
Termasuk perihal tempat tinggal, kata dia, Dinda memilih tetap tinggal bersama ibu nya. Padahal dirinya sudah sering meminta Dinda untuk tinggal bersama dirinya.
"Saya suruh tinggal bersama saya. Tetapi tidak mau. Anaknya pengen bersama neneknya. Mungkin karena sejak kecil sudah sama neneknya," ujar Endah.
Di sisi lain, simpati terhadap Dinda mulai bergulir dari berbagai pihak. Termasuk dari instasi Polres Magetan. Kapolres Magetanm AKBP Muhammad Rifai menyerahkan bantuan berupa tas sejikah, sepatu sekolah, peralatan tulis dan buku kepada Dinda. Selain itu, juga ada pemberian sepeda untuk Dinda.
"Ya kami memberikan kebutuhan untuk sekolahnya. Semoga bermanfaat tidak bisa digunakan Dinda untuk sekolah," katanya.
Artikel Asli

Related Posts

Post a Comment

Loading...
Subscribe Our Newsletter